Melia Hotels Internationals

Melia Hotels International didirikan pada tahun 1956 di Palma de Mallorca, Spanyol, dan merupakan salah satu jaringan hotel terbesar & terkemuka di dunia. Saat ini Melia telah memiliki 370 hotel di 43 negara di 4 benua di bawah merek: Gran Meliá Hotels & Resorts, Paradisus Resorts, ME by Meliá, Meliá Hotels & Resorts, Innside by Meliá, Sol Hotel & Resorts dan TRYP by Wyndham. Portofolio produk dan layanan yang dilengkapi dengan Meliá Klub, satu-satunya klub liburan dioperasikan oleh perusahaan Spanyol. Secara keseluruhan, Melia Hotels International telah memiliki 5 juta lebih member, 42.000 sumber daya manusia yang profesional di seluruh dunia.

Kehadiran Melia di Indonesia

meliá hotels internationalProses globalisasi Melia Hotels International sangat erat hubungannya dengan Indonesia. Melia Hotels International membuka hotel internasional pertamanya di Nusa Dua Bali, destinasi yang masih berkembang pada waktu itu. Meliá Hotels International telah menjadi bagian dari pengembangan Pulau Bali sejak tahun 80-an. Dan merupakan perusahaan hotel internasional pertama yang memiliki hotel di Pulau Dewata ini. Dengan pengalaman dan eksistensi sepanjang 30 tahun di Indonesia, Melia Hotels International telah meraih popularitas besar akan merek-merek utamanya seperti Gran Meliá dan Meliá, serta sebagai perusahaan manajemen hotel.

Kunci menuju awal globalisasi ini berasal dari sifat visioner pendiri dan Chairman Melia Hotels International, Gabriel Escarrer Julià. Serta keahlian perusahaan dalam mengelola hotel resor, di mana Spanyol masih menjadi salah satu destinasi terkemuka di dunia. Kesempatan untuk membuka sebuah hotel di Bali, menjadi dasar bagi proses globalisasi perusahaan di masa mendatang. Di mana saat ini telah hadir di 44 negara dan menunjukkan komitmen sosial perusahaan yang kuat.

meliá hotels international

Melia Hotels International telah belajar banyak dari Indonesia dan keanekaragaman budayanya. Menghormati tradisi dan adat istiadatnya, dan menyerap semangat dari destinasi yang bersangkutan. Perusahaan ini menganggap bahwa menghormati keragaman serta pentingnya komitmen sosial dan lingkungan merupakan pemikiran dasar untuk bisnis ini.

“Sebagai perusahaan keluarga, strategi pengembangan kami berdasar pada kemitraan jangka panjang. Hal ini terbukti dari hubungan erat kami dengan beberapa mitra kami di Indonesia, yang telah berkerja sama lebih dari 30 tahun untuk mengelola hotel-hotel di Indonesia dan Malaysia. Sebagai perusahaan, kami sangat bangga karena memiliki hubungan baik dengan para mitra kami. Kami selalu bertujuan untuk mencapai kemitraan yang sama suksesnya dengan para mitra baru kami,” kata Pendiri dan Chairman Melia Hotels International, Gabriel Escarrer Julià.

Proyeksi Pariwisata

Proyek Melia Bali adalah sebuah kesuksesan bagi Melia Hotels International, dan Bali menjadi salah satu destinasi utama di Asia Pasifik. Dimana Asia Pasifik merupakan wilayah dengan prospek yang sangat baik bagi industri perjalanan menurut Organisasi Pariwisata Dunia. Asia Pasifik mencatat pertumbuhan wisatawan tertinggi pada tahun 2015 dengan presentase sebesar 7 persen. Dan akan tetap menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat hingga tahun 2030, dengan perkiraan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 4,9 persen. Di tahun 2030, 30 persen wisatawan internasional akan mengunjungi destinasi-destinasi di Asia Pasifik.

Strategi Perusahaan

Melia Hotels International masih memandang bahwa wilayah Asia Pasifik merupakan fokus prioritas untuk strategi pertumbuhannya. Dan memperluas kehadirannya di negara-negara seperti Malaysia, Vietnam, Cina, Myanmar, dan Thailand. Namun jumlah hotel terbanyak milik perusahaan terdapat di Indonesia, dengan lima hotel yang telah beroperasi (Gran Meliá Jakarta, Meliá Bali, Meliá Purosani, Sol Beach House Bali dan Sol House Bali Legian) dengan total 1.394 kamar dan 2.000 karyawan.

meliá hotels international

Melia Hotels International  berencana melakukan ekspansi di Indonesia secara terus menerus. Dan saat ini sudah memiliki 10 hotel dalam pipeline yang akan menambah 2.021 kamar lagi dalam dua tahun ke depan. Rencana tersebut yakni Melia Surabaya, Innside Yogyakarta, Meliá Makassar, Gran Meliá Bintan, Meliá Ubud, Sol House Jimbaran, Innside Bandung, Meliá Lombok Tangkong, dan Meliá Pekanbaru.

Potensi pasar dan peningkatan permintaan yang luar biasa (inbound dan outbound), seiring dengan keindahan destinasi dan kualitas hotel, mencerminkan bahwa 30 tahun setelah pembukaan Meliá Bali, Indonesia tetap menjadi destinasi prioritas dan pasar bagi pertumbuhan Meliá Hotels International.

Gabriel Escarrer Juliá, selalu mengatakan, dirinya bangga menjadi bagian dari transformasi Indonesia hingga menjadi destinasi utama di Asia. Dan setelah 30 tahun bertumbuh bersama, pihaknya semakin berkomitmen kepada negara ini, serta melakukan tanggung jawab dalam pertumbuhan jangka panjang di destinasi ini.Gran Melia


Welcome to Meliá Hotels International, where “Everything is Possible”


Video 60 Tahun Melia Hotels International