Antaranews.com – Tripadvisor: Bali tujuan wisata terbaik dunia 2017

Bali as World Best Destination

Situs pariwisata dalam jaringan TripAdvisor menobatkan Bali sebagai daerah tujuan wisata terbaik dunia tahun 2017 dan menduduki urutan pertama berdasarkan pilihan wisatawan mancanegara. “Penghargaan ini sebenarnya milik seluruh masyarakat Bali atas dinobatkan Bali sebagai destinasi terbaik dunia,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali atau Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana, di Denpasar, Rabu.

Menurut dia, Pulau Dewata sudah kerap kali bertengger di posisi puncak dalam kategori Pulau Terbaik Dunia atau Destinasi Terbaik se-Asia. Namun kali ini penghargaannya dinilai sangat spesial karena Bali unggul pada kategori utama yaitu Destinasi Terbaik Dunia.

Pada laman TripAdvisor, Bali berada di urutan pertama sebagai destinasi terbaik dunia dari 25 tujuan wisata. Pada urutan kedua diraih London, kemudian disusul Paris, Roma, dan di posisi kelima New York City. Sedangkan urutan keenam Crete di Yunani, Barcelona, Siem Reap Kamboja, Praha, dan Phuket Thailand.

Peringkat ke-11 dinobatkan kepada Istanbul, kemudian seterusnya disusul Jamaika, Hoi An Vietnam, St Petersburg Rusia, Roatan Bay Islands, Marrakech Maroko, Ambergris Caye Belize, Rio de Janeiro, St Maarten, Playa del Carmen Meksiko, Dubai, Grand Cayman, Kathmandu, Bora-Bora dan Cusco di Peru. (Editor: B Kunto Wibisono)

Antaranews.com – Tiongkok salip Australia sebagai terbanyak pasok wisman ke Bali

Wisatawan Tiongkok

Tiongkok kini tercatat sebagai negara terbanyak memasok wisatawan mancanegara ke Bali yakni sebanyak 147.928 orang selama Januari 2017, meningkat 92,32 persen dibanding Januari 2016 yang hanya 76.919 orang. Ia mengatakan, pelancong dari Tiongkok memberikan kontribusi sebesar 32,10 persen dari total wisman yang datang ke Bali sebanyak 460.824 orang selama bulan Januari 2017.

“Tiongkok baru kali ini menempati peringkat teratas dari sepuluh negara terbanyak memasok turis ke Bali setelah menyalip Australia yang sebelumnya selalu bertengger di atas. Dengan demikian Australia kini berada pada urutan kedua setelah Tiongkok yang mendatangkan 91.515 wisman atau memberikan andil 19,86 persen, menyusul India sebanyak 17.520 orang memberikan andil 3,80 persen dari seluruh wisman yang berwisata di Pulau Dewata, ujar Adi Nugroho.

Seorang pengamat Pariwisata Bali, Tjokorda Gde Agung sebelumnya telah memprediksikan Wisatawan Tiongkok yang berbondong-bondong menikmati liburan ke Bali, bisa menyalip pelancong asal Australia yang selama ini menempati urutan teratas. Oleh sebab itu kehadira turis Tiongkok ke Bali bisa lebih banyak dari masyarakat Australia, mengingat transportasi udara dari negeri tirai bambu ke Bandara Ngurah Rai semakin lancar.

Sepak terjang perusahaan penerbangan nasional negeri ini, yakni Garuda Indonesia dengan memusatkan perhatian terhadap lintasan penerbangan Tiongkok-Denpasar, Bali pergi-pulang (PP) sudah dapat dipastikan memberikan hasil gemilang. Adanya angkutan udara relatif lancar menyebabkan angka peningkatan jumlah kunjungan turis asing asal Tiongkok ke Bali cukup tinggi.

Langkah itu sebagai tindak lanjut dari usaha pemerintah memberlakukan bebas visa terhadap turis negara sahabat termasuk asal Tiongkok ke Indonesia, sehinggga masyarakat asal salah satu negara Asia itu diharapkan akan terus membanjiri Pulau Dewata, ujar Tjokorda Gde Agung. (Editor: Unggul Tri Ratomo)

Antaranews.com – Bali, kiblat baru tujuan wisatawan Timur Tengah

Bali, Kiblat Baru Timur Tengah

Bali sudah dikenal masyarakat dalam dan luar negeri sebagai salah satu destinasi pariwisata terbaik di dunia. Beragam bentuk hiburan mulai dari wisata alam, budaya, kuliner, hingga religi tersedia di “Pulau Dewata” bagi warga segala kalangan dan latar belakang. Meskipun menjadi salah satu daya tarik pariwisata terbesar di Indonesia, ternyata Bali masih kalah pamor dibandingkan lokasi lain di mata sejumlah wisatawan asing. Negara-negara di kawasan Timur Tengah misalnya, berdasarkan informasi dari Kementerian Pariwisata disebutkan bahwa kunjungan wisatawan asing dari Timur Tengah justru sangat sedikit jika dibandingkan wisatawan dari kawasan lain di Bali.

Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika, Afrika (ETTAA) Kemenpar Nia Niscaya kepada Antara memaparkan sebagian besar turis asing yang datang ke Indonesia mayoritas dari kawasan ASEAN dengan persentase 40 persen, lalu 30 persen Asia Pasifik, dan 30 persen sisanya dari daerah lain. Jumlah yang disebutkan terakhir tersebut termasuk wisatawan asing dari kawasan Timur Tengah, katanya saat dihubungi di Bali.

Namun yang menarik ialah, walaupun jumlah kunjungan wisatawan dari Timur Tengah ke Indonesia tergolong kecil tetapi jumlah pengeluaran mereka justru lebih besar dibandingkan rata-rata wisatawan dari negara lain. Ia mencontohkan, wisatawan dari Timur Tengah menghabiskan uang hampir dua kali lipat dari wisatawan asing lainnya, termasuk dalam aspek lama menginap. Turis asing rata-rata hanya menghabiskan lima hari berlibur dengan pengeluaran sekitar 1.200 dolar AS atau Rp16,8 juta. Sementara turis dari Timur Tengah khususnya Arab Saudi, mampu menghabiskan lama tinggal rata-rata mencapai 11 hari di hotel Bintang 5 dengan pengeluaran 2.342 dolar atau Rp32,7 juta.

Angka yang cukup besar tersebut, juga dipengaruhi dari kebiasaan turis Timur Tengah yang datang dengan keluarga besar termasuk asisten rumah tangga saat berlibur, ujar Nia menambahkan. Dengan potensi besar tersebut, pemerintah pun terus berupaya menggenjot pemasukan di bidang pariwisata dari turis dari Timur Tengah.

Sehubungan dengan hal tersebut, kedatangan Raja Salman bin Abdulaziz al Saud dari Arab Saudi untuk berlibur ke Bali diibaratkan Kementerian Pariwisata sebagai angin segar bagi ekspansi industri pariwisata. Selain memiliki nilai-nilai toleransi, kunjungan Raja Salman ke Bali juga tentunya akan menyebarkan informasi pariwisata di Bali kepada masyarakat Arab Saudi pada khususnya, dan kawasan Timur Tengah pada umumnya.

Nia berpendapat, jika pengunjung sekaliber Raja saja ingin menghabiskan masa liburannya di Bali tentu hal tersebut akan mempengaruhi warga yang ia pimpin di negaranya. Bali pun diklaim mampu memenuhi segala aspek kebutuhan Raja dan ribuan anggota rombongannya selama berlibur di Indonesia. Mengutip pernyataan Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, Nia mengatakan bahwa Raja Salman merupakan “Endorser” yang tidak terhingga nilainya.

Antaranews.com – Kunjungan wisman ke Bali meningkat 23,14 persen

Kunjungan Wisatawan Bali

Daerah tujuan wisata Pulau Bali menerima kunjungan wisatawan mancanegara 4,92 juta orang selama tahun 2016, meningkat 23,14 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 4,001 juta orang.

“Mereka datang dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negaranya melalui Bandara Ngurah Rai sebanyak 4,85 juta orang dan sisanya 75.303 orang melalui pelabuhan laut,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Sabtu.

Kunjungan wisman tersebut melampaui sasaran, karena Dinas Pariwisata setempat menargetkan kunjungan wisman pada 2016 sebanyak 4,2 juta orang. Sementara Bali dalam tahun 2017 mempunyai sasaran untuk mendatangkan 5,5 juta wisman.

Adi Nugroho menambahkan, khusus untuk bulan Desember 2016 turis ke Bali sebanyak 442.800 orang, yang datang melalui Bandara Ngurah Rai 437.946 orang dan lewat pelabuhan laut 4.854 orang. Jumlah tersebut meningkat sebesar 19,47 persen dibanding dengan bulan yang sama tahun sebelumnya (Desember 2015) atau juga meningkat 7,16 persen dibandingkan dengan bulan November 2016.

Adi Nugroho menambahkan, delapan negara yang masyarakatnya semakin tertarik berliburan ke Bali meliputi Australia yang berada urutan teratas meningkat 18,23 persen dari 966.869 orang pada tahun 2015 menjadi 1,14 juta orang tahun 2016. Menyusul Tiongkok yang berada di peringkat kedua melonjak 43,91 persen dari 688.469 orang menjadi 990.771 orang, Jepang naik 2,99 persen dari 228.185 orang menjadi 235.009 orang dan Inggris naik 32,15 persen dari 167.628 orang menjadi 221.521 orang.

Wisatawan India naik 57,04 persen dari 119.304 orang menjadi 187.351 orang, Amerika Serikat naik 27,43 persen dari 133.763 orang menjadi 170.457 orang, Prancis naik 25,74 persen dari 131.451 orang menjadi 165.291 orang dan Jerman bertambah 27,90 persen dari 120.347 orang menjadi 153.925 orang, ujar Adi Nugroho. (Editor: Fitri Supratiwi)

Kompas.com – Qantas Tingkatkan Frekuensi Penerbangan Rute Denpasar-Sydney

Qantas

Qantas menjadi salah satu opsi maskapai bagi wisatawan yang ingin liburan ke Australia dan beberapa negara lainnya. Mulai Maret 2017, Qantas meningkatkan frekuensi penerbangan rute Denpasar-Sydney dari empat kali seminggu menjadi tujuh kali seminggu.

Dari rilis yang diterima KompasTravel, Kamis (2/3/2017), penambahan frekuensi ini dilakukan karena tingginya permintaan akan penerbangan Qantas pada rute tersebut. Mulai 26 Maret 2017, Qantas akan mulai melayani penerbangan tujuh kali seminggu termasuk hari Senin, Selasa, dan Kamis. Jadwal penerbangan yang ada saat ini adalah pada Rabu, Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Namun pada periode 27 April-28 Mei 2017, frekuensi penerbangan akan kembali dikurangi menjadi empat kali seminggu, menyesuaikan kondisi pasar yang lebih sepi. Frekuensi penerbangan akan kembali normal menjadi tujuh kali seminggu mulai 29 Mei. Penerbangan ini akan menggunakan armada Boeing 737-800. Qantas adalah maskapai penerbangan yang didirikan di Queensland, Australia. Selama empat tahun berturut-turut, Qantas meraih gelar maskapai teraman di dunia dari AirlineRating.com dan 10 maskapai terbaik di dunia versi Skytrax.

Antaranews.com – Bali jadi pulau terbaik selama 12 tahun

Bali dinobatkan sebagai pulau terbaik selama 12 tahun berturut-turut berdasarkan DestinAsian Readers Choice Award (RCA) 2017 yang bermarkas di Singapura. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana di Jakarta, Kamis, menyambut baik penghargaan yang dianugerahkan di Singapura pada 15 Februari 2017 tersebut.

“Kementerian Pariwisata Republik Indonesia diundang untuk menerima penghargaan atas Bali yang kembali menjadi The Best Island untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut,” katanya.

DestinAsian selama 12 tahun melaksanakan voting secara terbuka dan memberikan penghargaan atas pilihan pembacanya. Hal yang paling menjadi sorotan perhatian pemilih adalah keramahan staf dan pelayanan, kenyamanan lokasi, fasilitas, dan kualitas baik tempat maupun kuliner. Untuk tahun ini, polling dilakukan pada Agustus dan Oktober 2016, dengan 31 kategori yang berbeda termasuk hotel and resorts, serviced residences, spas, airlines, airports, dan destinations. DestinAsian Publisher Ronald Liem mengatakan ada beberapa perubahan yang dilakukan dalam DestinAsian RCA tahun ini untuk lebih memberikan kebebasan dan nilai kompetitif.

“Selain menambah beberapa kategori baru, kali ini memperluas region, seperti ada penghargaan khusus industri di beberapa negara dan penilaian tidak lagi hanya diberikan untuk juara satu dan dua saja melainkan menambahkan menjadi sepuluh besar,” katanya.

Selain Bali pada peringkat pertama, Indonesia juga mendapatkan penghargaan untuk pulau Lombok sebagai pulau terbaik di 10 besar (peringkat 10). Industri yang mendapatkan penghargaan atas pilihan pembaca majalah DestinAsian adalah Alila Villas Uluwatu sebagai The Best Boutique Hotel, sedangkan COMO Uma Ubud berada di peringkat ke-5.

Ayana Spa sebagai The Best Hotel Spa ditemani oleh The Spa, Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay di peringkat ke-3 dan beberapa resort lain di Bali juga mencatatkan prestasi gemilang. Di sisi lain Maskapai Garuda Indonesia mendapatkan peringkat ke-3 sebagai Best Economy Class. Dan peringkat ke-5 masing-masing pada kategori Best Airline dan Best Frequent Flyier Program.

Menurut Pitana, penghargaan yang didapat dari majalah DestinAsian menunjukkan kepariwisataan Indonesia masih mendapatkan tempat di mata wisatawan mancanegara. “Ini menjadi modal yang baik guna pembangunan dan pencapaian target pariwisata nasional 20 juta kunjungan pada 2019,” katanya. (Editor: Monalisa)

Bisnis.com – Asita Targetkan Kunjungan Wisman ke Bali Naik 10% di 2017

Bali BaratAssociation of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Bali menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Bali meningkat 10% pada 2017 ini. I Ketut Ardana, Ketua Asita Bali, menyatakan pihaknya menargetkan semua pasar secara keseluruhan naik 10%, sedangkan masing-masing dari pasar bisa meningkat 10% – 20% selama 2017.

“Beberapa pasar yang berpotensi dan akan kami sasar lebih jauh lagi yaitu pasar India, Timur Tengah, dan Eropa Timur karena kami melihat pertumbuhan ekonomi pasar-pasar tersebut cukup bagus,” tegasnya di Denpasar, Rabu (11/1/2017).

Menurutnya, wisman dari Belanda, Perancis, dan Jerman itu sudah biasa, dan saat ini pihaknya akan mendorong kunjungan wisman dari daerah-daerah tersebut yang masih belum cukup tinggi kunjungannya ke Bali hingga sekarang ini.

“Kami siap melakukan berbagai promosi untuk menggaet wisman dari negara-negara potensi tersebut. Kami juga akan melakukan promosi langsung ke daerah-daerah tersebut dengan mengikuti berbagai kegiatan agar Indonesia, khususnya Bali semakin dikenal oleh wisatawan-wisatawan dari daerah tersebut,” jelasnya.

CNNindonesia.com – Bali dan Bintan Sabet Penghargaan Triatlon Terbaik di Asia

Tak hanya wisata alam dan wisata budaya Indonesia saja yang terkenal di level internasional. Acara sport tourism Indonesia juga mendapatkan pengakuan dunia internasional belakangan ini. Seperti dua agenda terbaru yang didukung oleh Wonderful Indonesia dari Kementerian Pariwisata dan pemerintah daerah telah dinobatkan menjadi dua acara olahraga terbaik di tiga kategori untuk level Asia. Bali International Triatlon memenangkan kategori Best Overall Short Course Triathlon in Asia 2016, Ironman 70.3 Bintan Kepri memenangkan kategori Best Long Distance Triathlon Swim Course in Asia 2016 juga Best Long Distance Triathlon Bike Course in Asia 2016.

Kabar baik ini dirilis oleh AsiaTri.com, sebuah situs yang fokus pada 60 agenda sport tourism di 12 negara. Ulasannya seputar triatlon yang mengarah pada kejuaraan dunia. Bali International Triatlon dinilai layak menjadi yang terbaik di Asia karena sensasi lombanya sangat unik. Para peserta, terutama atlet asing bisa mengikuti upacara pemberkatan untuk sepeda sebelum lomba. Selain itu, ada juga pesta pasta menarik di pantai. Setelah balapan, para peserta bisa menikmati koktail mewah sambil menikmati sunset di Pantai Sanur.

Pada tahun 2015 silam, Bali International Triatlon juga pernah dinobatkan sebagai Best Destination Race – Short Course oleh AsiaTri. Faktor keamanannya acara sport tourism ini juga salah satu yang terbaik di dunia. Mulai Jimbaran Bay ke Pantai Sanur, lalu lintas ditutup untuk semua kendaraan. Kualitas jalannya pun sangat bagus, setara dengan road race tingkat dunia.

Di laut, peserta juga bisa menikmati batu karang beraneka ragam dan kehidupan bawah laut yang indah. Kedalamannya hanya dua meter, jadi sangat aman untuk ukuran pemula. Saat berlari, para peserta dimanjakan dengan panorama yang menawan. Peserta digiring menerabas Desa Sanur yang hanya berjarak 200 meter dari pantai, menikmati nuansa Bali seperti kuil-kuil lokal, pantai, dan panorama kota yang indah bisa dinikmati sambil berlari. “Ini adalah perubahan positif untuk balapan terutama untuk atlet pemula. Sekarang lebih cepat, lebih datar, dan lebih aman,” tulis AsiaTri.com.

Antaranews.com – Wisatawan India ke Bali meningkat 57,60 persen

Wisatawan Bali

Wisatawan India yang berkunjung ke Bali meningkat mencapai 57,60 persen, persentase tertinggi di antara sepuluh negara terbanyak memasok turis berliburan ke Pulau Dewata. Wisatawan India yang meningkat paling tinggi itu, disusul wisatawan Tiongkok melonjak 36,26 persen, Inggris 33,37 persen, Amerika Serikat 27,85 persen dan Perancis 27,80 persen. Australia yang menempati peringkat teratas itu mengalami peningkatan hanya 16,16 persen, namun mampu memberikan andil 23,45 persen dari total wisman berliburan ke Bali, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho di Denpasar.

“Masyarakat India yang berwisata ke Bali sebanyak 143.464 orang selama sepuluh bulan periode Januari-Oktober 2016, meningkat signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya tercatat 91,032 orang,” ujar Adi Nugroho.

Ia mengatakan, India yang menempati peringkat keenam setelah Australia, Tiongkok, Jepang, Inggris dan Perancis itu memberikan kontribusi sebesar 3,52 persen terhadap total wisman ke Bali sebanyak 4,07 juta orang selama sepuluh bulan pertama 2016.

Kompas.com – Tough Mudder Bali 2016 Puaskan Peserta

Tough Mudder

Tough Mudder

Wajah-wajah lelah tetapi lega dan puas diperlihatkan para peserta Tough Mudder Bali 2016. Di area Jimbaran Hijau, Bali, Sabtu (1/10), lari halang rintang berskala internasional itu digelar untuk pertama kali di Asia. Sejak pukul 07.15 WITA, kelompok pertama dari sekitar 1.300 peserta Tough Mudder Bali 2016 yang berasal dari 50 negara memulai kegiatan ini.

Diawali dengan pemanasan bersama instruktur yang menjadi bagian dari Tough Mudder, para peserta diajak melewati 18 rintangan dengan jarak tempuh sekitar 16 km. Untuk menyelesaikan 18 rintangan itu, rata-rata peserta diperkirakan membutuhkan waktu tiga jam.

“Untuk pertama kali, Tough Mudder dilaksanakan di Asia, dan Bali menjadi penyelenggara yang sukses,” ujar Simon Mallory, aktor dan presenter yang menjadi salah satu pembawa acara rutin Tough Mudder di Australia.

Antaranews.com – Arrivals of European tourists in Bali up 59.4%

The number of European tourists arriving in Bali in this summer season increased 59.4 percent from 76,822 in June to 122,455 in July 2016.

“The increase of European tourist arrivals is the fruit of the efforts made by the government and tourism industries in promoting Indonesia, especially Bali, in Europe and Asia,” tourism observer Dewa Nyoman Putra.

Besides the impact of the intensive promotions and expanded security, the increase in European tourist arrivals is also triggered by the visa-free facility the Indonesian government provides for a number of countries.

Okezone.com – Bali dan Lombok, Terpilih jadi Destinasi Foto Prewedding Terbaik di Dunia!

BALI DAN LOMBOK masuk dalam daftar destinasi foto prewedding terindah di dunia. Keeksotisan dua tempat tersebut diakui dunia internasional. Untuk mendapatkan foto prewedding terbaik, fotografer dunia rela mencari lokasi terindah dan romantis tersebar di seluruh dunia.

Editor dan koki dari Junebug Wedding, Carrie Scwab mengatakan meminta para fotografer untuk mengirimkan foto yang menggabungkan keindahan sebuah destinasi wisata dengan cinta dari para pasangan.

“Para juri mencari foto yang menunjukkan keterampilan teknis dan kreativitas yang sangat tinggi,” paparnya.

Dari ribuan foto tersebut, dipilihlah beberapa foto terbaik oleh para wedding planners. Indonesia berhasil menyumbang 2 foto terbaik, yang diabadikan di Lembongan, Bali dan juga Lombok. Dilansir Dailymail.

Kompas.com – Memangnya Masih Ada Condotel Hak Milik di Bali?

Melia Bali 2

Umumnya kondominium hotel (kondotel) yang dipasarkan di Bali saat ini masih bersertifikat lease hold atau hak sewa 30 sampai 50 tahun. Namun, peminat kondotel seperti itu masih tinggi, karena pendapatan atau income dari nilai sewa kondotel per tahunnya masih menjanjikan. Hal ini dikarenakan pulau dewata masih menyimpan pesona yang dapat menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Untuk investasi bisa jadi pertimbangan menarik. Karena, kalau dengan sewa saja sudah memberikan income, apalagi ditawarkan sebagai kondotel hak milik, lebih menguntungkan, sebab status kepemilikkannya adalah selamanya milik konsumen,” kata Ratdi Gunawan, Marketing Consultant, kepada Kompas.com, Selasa (19/7/2016).

“Makin terbatasnya lahan bersertifikat hak milik membuat harga tanah di Bali semakin tinggi naiknya. Lahan terbatas dan mahal, sementara permintaannya tinggi. Di sinilah potensi kondotel semakin menarik, terutama yang bersertifikat hak milik, bukan sewa,” ujar Ratdi.

Berdasarkan survei harga properti residensial pasar sekunder yang dilakukan Bank Indonesia pada kuartal pertama 2016, sejalan dengan kenaikan harga rumah, harga tanah di pasar sekunder Denpasar juga mengalami kenaikan 1,74 persen, bahkan lebih tinggi dibandingkan harga rumah. Naiknya harga tanah tertinggi di Denpasar Barat mencapai 2,48 persen.

Beritasatu.com – Juli, Hunian Hotel di Bali Naik 13,8%

Wisatawan Mancanegara

Daerah tujuan wisata Pulau Dewata selama bulan Juli 2016 menerima kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 484.231 orang. Perinciannya, melalui Bandara Ngurah Rai 482.201 orang dan lewat pelabuhan laut 2.030 orang. Jumlah tersebut meningkat sebesar 26,54 persen jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya (Juli 2015) atau bertambah 19,32 persen dibandingkan dengan bulan Juni 2016.
Sementara menurut klasifikasi hotel hunian paling tinggi adalah hotel berbintang empat dengan tingkat hunian 79,58 persen, menyusul hotel bintang lima 70,67 persen, hotel bintang tiga 65,45 persen, hotel bintang dua 51,32 persen dan hotel bintang satu hanya 51,04 persen.

Tempo.co – Bali Terpilih sebagai Pulau Terbaik Asia, Nomor 5 di Dunia

Bali Terbaik Dunia

Bali, Sebagai Pulau Terbaik Dunia

Kementerian Pariwisata mengapresiasi terpilihnya Pulau Bali sebagai pulau untuk tujuan wisata terbaik se-Asia versi TripAdvisor. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengingatkan agar Bali terus berpromosi ke mancanegara.

Dia mendorong supaya Bali menjadi HUB sekaligus endorser bagi destinasi lain di Indonesia, yang sering disebut dengan istilah Bali and Beyond.

Pada tingkat Asia, Bali memang sudah nomor satu, tapi masih berada pada urutan lima untuk skala dunia. Adapun peringkat pertama adalah Pulau Maui, Hawaii; selanjutnya disusul Santorini Cyclades, Jamaika; dan Providencialis, Turki.

“Poinnya adalah Bali harus dan tetap akan dipromosikan dengan baik. Namun Bali masih pulau top five terbaik dunia, congratulation!” katanya.

Republika.co.id – 6.000 Wisatawan Ikuti ‘Festival Orang Kaya’ di Bali

Bali Interhash

Bali Interhash 2016

Sebanyak 6.000 wisatawan mancanegara (wisman) dari 75 negara mengikuti International Hash House Harriers (Interhash) 2016 di Bali. Ini adalah kegiatan dua tahunan yang digelar oleh orang-orang kaya dari berbagai belahan dunia.

“Indonesia berhasil menjadi tuan rumah setelah bersaing dengan Korea Selatan, Fiji, juga Hainan, Cina,” kata Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara di Kementerian Pariwisata Raseno Arya, Jumat (20/5).

Ini adalah keempat kalinya Indonesia menjadi tuan rumah setelah acara serupa digelar di Jakarta (1982), Bali (1988), dan Magelang (2012). Interhash merupakan olahraga lintas alam yang memadukan kegiatan lari, susur sungai, hingga lintas gunung.

Republika.co.id – Polandia Kini Miliki Penerbangan Langsung ke Bali

Sambutan Dubes RI

Sambutan Dubes RI

Momen yang bersejarah bagi dunia pariwisata Indonesia terhadap Polandia telah dimulai. LOT Polish Airlines memulai penerbangan langsung dari Warsawa ke Denpasar. Pesawat berbadan lebar Boeing 787 Dreamliner ini membawa 251 wisman ke Indonesia. Penerbangan pertama ini merupakan suatu tanda yang positif bagi dunia pariwisata Indonesia terutama dari wilayah Eropa Tengah dan Timur.

Dubes RI untuk Polandia Peter Frans Gontha dan Ibu Purnama Gontha, anggota Dewan Kehormatan perusahaan LOT Polish Airlines Stefan Malczewski; Krzysztof Malczewski, Product Director of LOT serta staf KBRI Warsawa melepas penerbangan pertama ini di gate 13-14 Bandara Chopin, Warsawa.

Malczewski menyampaikan kepada para penumpang mereka mendapat suatu kehormatan karena Dubes RI berada bersama mereka dan melepas keberangkatan mereka ke Indonesia. Kepada para penumpang, Dubes Gontha menyampaikan kegembiraannya dengan animo masyarakat Polandia yang luar biasa untuk berlibur ke Indonesia. Dubes Gontha mengucapkan selamat menikmati liburan di Indonesia.

Kompas.com – Pilih Condotel Kalau Kepincut Berinvestasi di Bali

Melia Bali

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sepanjang Maret 2016 tercatat mencapai 915 ribu kunjungan. Angka itu naik 8,79 persen dibandingkan pada Maret tahun lalu dan meningkat 3,01 persen dibanding Februari 2016.

Berdasarkan data itu, pintu masuk utama bandara di Indonesia yang mencatat angka tinggi untuk kedatangan wisatawan asing adalah Lombok, Nusa Tenggara Barat, sebesar 22,52 persen dan diikuti oleh Ngurah Rai, Bali, sebanyak 20,36 persen.

“hal itu makin memperkuat “hukum investasi” di sektor pariwisata, bahwa hampir di semua destinasi wisata favorit akan banyak turis bermotif wisata yang membutuhkan penginapan. Di kawasan inilah sangat cocok dibangun kondotel,” ujar Ratdi Gunawan, Marketing Consultant.

“Khusus di Bali, kondotel di dekat pantai masih menjadi incaran investor. Pertimbangan lokasi menjadi faktor menjanjikan keuntungan investasi karena kawasan wisata pantai masih target utama pasar wisatawan mancanegara maupun lokal seperti Pantai Pandawa,” kata Ratdi, Senin (4/7/2016).

“Makin terbatasnya lahan bersertifikat hak milik membuat kenaikan harga tanah di Bali makin tinggi. Terbatasnya persediaan lahan di tengah tingginya permintaan membuat potensi kondotel juga semakin menarik, terutama yang bersertifikat hak milik, bukan sewa,” kata Ratdi.

Saat ini, umumnya kondotel yang dipasarkan di Pulau Dewata masih bersertifikat lease hold atau hak sewa 30 sampai 50 tahun. Namun, peminat kondotel seperti itu masih tinggi karena income dari nilai sewa kondotel per tahunnya sangat menjanjikan. “Kalau dengan sewa saja sudah memberikan pendapatan, apalagi kalau penawaran kondotel hak milik, ini akan lebih menguntungkan untuk investasi sebab status kepemilikannya adalah milik konsumen selamanya,” kata Ratdi.

“Dengan okupansi rata-rata di atas 70 persen, imbal hasilnya bisa mencapai 100 persen dan modal kembalinya rata-rata 7 sampai 8 tahun,” tutur Ratdi.