bogorkab.go.id – Jalan Poros Tengah Timur (Puncak 2), siap direalisasi Tahun 2017

Jalur Poros Tengah Timur

Jalur Poros Tengah Timur yang ada di Kecamatan Sukamakmur, melintasi 5 desa yaitu DesaCibadak, Desa Sukamakmur, Desa Sukamulya, Desa Sirnajaya dan Desa Wargajaya, dengan panjang jalur + 11,8KM,

Siap direalisasikan oleh Pemerintah Pusat pembangunannya Tahun 2017. Jalur jalan ini diharapkan nantinya dapat mengurai kemacetan yang terjadi di Kawasan Puncak pada setiap weekend.


Beritasatu.com – Bupati Bogor Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur

Bupati Bogor, Nurhayanti memprioritaskan pembangunan infrastuktur jalan rampung dalam masa jabatannya. Hal itu, ia katakan dalam paparan ketika serah terima jabatan di Gedung Tegar Beriman, Bogor.

Ia mengatakan, Kabupaten Bogor akan terus melakukan pembangunan jalan poros tengah timur sepanjang 47 kilometer (km) yang menghubungkan Bogor – Cianjur – Bekasi. Poros barat utara 86 km, yang menghubungkan Jakarta – Depok – Parung dan Jakarta – Parung – Cibinong. Poros selatan pembangunan Tol Bocimi sepanjang 54 km.


Warta Kota – Inilah Ruas Jalan yang Akan Dibangun Bupati Nurhayanti

Bupati Bogor Nurhayanti akan memprioritaskan pembangunan jalan di Kabupaten Bogor. Dia mengatakan, Kabupaten Bogor akan terus melakukan pembangunan jalan Poros Tengah Timur sepanjang 47 kilometer yang menghubungkan Bogor-Cianjur-Bekasi.

Selain itu, dia juga akan membangun poros barat utara sepanjang 86 kilometer yang menghubungkan Jakarta-Depok-Parung dan Jakarta-Parung-Cibinong. Serta juga poros selatan, yaitu pembangunan tol Bocimi sepanjang 54 kilometer.


Bogoronline.com – Bangun Jalur Puncak II Sampai Rampung, Pemkab Butuh Rp 1,1 Triliun

Jalur Puncak II digadang-gadang menjadi solusi jitu, untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Puncak. Untuk membangun jalan dari Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang hingga Delta Mas, Kabupaten Bekasi dan Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, membutuhkan anggaran hingga Rp 1,1 triliun.

Besarnya anggaran tersebut, karena tak hanya jalan yang akan dibangun. Nantinya beberapa fasilitas akan dibangun, seperti jembatan, drainase dan penataan kanan kiri jalan. “Di jalur itu kan tak boleh ada bangunan lain kecuali jalan. Karena sebagian besar masuk kawasan hutan konservasi yang dikelola Perhutani,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi.

Ade sangat yakin, jika Jalur Puncak II tersebut rampung dibangun, laju pertumbuhan ekonomi di desa-desa yang dilintasi jalur tersebut akan meningkat. “Jalur Puncak II itu kan membelah daerah pedalaman Kabupaten Bogor, yang selama puluhan tahun sulit berkembang, karena tak adanya akses jalan,” ungkapnya.


Beritasatu.com – Tutup Atap, Sahid Eminence Ciloto Buktikan Janji ke Konsumen

Perusahan pengembang properti, PT Kurnia Land, menyelesaikan pembangunan proyek kondotel perdananya, Sahid Eminence, yang berada di kawasan Ciloto, Puncak, Cianjur, Jawa Barat, dengan menggelar acara penutupan atap (topping off) di lokasi proyek, Sabtu (12/9), dengan dihadiri jajaran direksi dan manajemen PT Kurnia Land, serta para pembeli.

Direktur Utama PT Kurnia Land, Zaid Mahdani, mengatakan, berada di jalur utama menuju Kota Bunga. Sahid Eminence juga berhasil menarik minat konsumen. Dari 378 unit yang ditawarkan oleh pihak pengembang, saat ini tersisa 30 unit. “Pembangunan Sahid Eminence Ciloto dilaksanakan sesuai dengan rencana. Kita targetkan pada September 2016, Sahid Eminence Ciloto sudah bisa dioperasikan dan di bulan Desember 2016 akan dilakukan grand opening,” kata dia.

Mengusung konsep hotel bisnis dan resort mewah bintang 4 (Empat), Sahid Eminence Ciloto hadir dengan fasilitas bintang 5. Hal itu terlihat dari grand lobby dan lounge, ballroom dengan kapasitas 1000 orang, 17 meeting room, 8 karaoke room, mezanine, wedding chapel, Pray Room, serta Sky Lounge and Resto. Selain itu, ada pula fasilitas Riverside Restaurant, Riverside Spa, Infinity Pool, Swimming Pool, Children Pool, Out Door Jaccusi, Children Play Ground, Therm Park, Mini Zoo, Fitnes and sport Area, Rafting, Riverside Jogging Track, dan fasilitas Outbond.

Dengan kelengkapan fasilitas yang dimilikinya, tak ayal membuat salah satu operator hotel ternama di Indonesia, Sahid Group, kepincut untuk mengelola kondotel milik PT Kurnia Land ini. Direktur PT Sahid Jaya Intenasional Tbk, Eksanti mengatakan, proyek kondotel ini memiliki banyak perbedaan dengan hotel lainnya. “Dari konsep yang ditawarkan, fasilitasnya sangat menarik karena menyatu dengan alam. Selain itu, ada pula beberapa fasilitas yang mengkombinasikan dengan lingkungan sekitar, sehingga memiliki perbedaan dengan hotel lainnya,” jelas Eksanti.